
Ada dan Waktu
Martin Heidegger
Buku ini mengajak Anda menyelami hakikat keberadaan melalui konsep *Dasein* untuk mengungkap apa sebenarnya makna di balik kata "ada". Dengan memahami hubungan mendalam antara waktu dan eksistensi, Anda akan memperoleh perspektif radikal untuk menjalani hidup yang lebih autentik di tengah rutinitas dunia yang dangkal.
Fondasi: Menghidupkan Kembali Pertanyaan Tentang 'Ada'
Bab ini mengeksplorasi mengapa filsafat melupakan pertanyaan tentang makna 'Ada' dan menetapkan Dasein (manusia) sebagai titik awal analisis ontologis.
Lupa akan Ada: Krisis Ontologi
Dasein: Entitas yang Mempertanyakan Dirinya
Metode Fenomenologi Heideggerian
Ada-di-dalam-Dunia: Struktur Dasar Keseharian
Menganalisis Dasein dalam konteks kehidupan sehari-hari, di mana kita selalu terhubung dengan benda dan orang lain.
Duniaitas Dunia dan Peralatan
Ruang dan Spasialitas Eksistensial
Ada-Bersama dan 'Si-Anu' (Das Man)
Kejatuhan ke dalam Keseharian
Penyingkapan Diri: Suasana Hati dan Pemahaman
Membahas struktur internal yang memungkinkan Dasein menyadari keberadaannya di dunia melalui emosi dan proyeksi.
Suasana Hati sebagai Pembuka Dunia
Pemahaman dan Proyeksi Masa Depan
Kecemasan (Angst) sebagai Momen Kebenaran
Peduli (Sorge) sebagai Esensi Dasein
Keotentikan dan Kematian
Mengeksplorasi batas eksistensi manusia melalui konsep kematian dan panggilan hati nurani untuk hidup otentik.
Ada-Menuju-Kematian
Suara Hati dan Panggilan Diri
Resolusi: Menjadi Diri yang Otentik
Temporalitas dan Sejarah
Menghubungkan struktur Dasein dengan waktu, menjelaskan bahwa waktu adalah cakrawala bagi setiap pemahaman tentang 'Ada'.
Temporalitas sebagai Makna Peduli
Kesejarahan Dasein
Waktu Publik vs Waktu Otentik
Menuju Pertanyaan Kembali tentang 'Ada'
Start reading with AI
Interactive Socratic dialogue, level by level