
Metafora yang Kita Hidupi
George Lakoff
Buku ini mengungkap bahwa metafora bukan sekadar hiasan bahasa, melainkan fondasi utama yang membentuk cara kita berpikir, bertindak, dan memahami dunia. Dengan membedah pola komunikasi sehari-hari, Anda akan belajar mengenali struktur tersembunyi yang secara tidak sadar mendikte persepsi kita terhadap realitas.
Hakekat Konseptual Metafora
Bab ini memperkenalkan ide revolusioner bahwa metafora bukan sekadar hiasan bahasa, melainkan struktur fundamental dari cara manusia berpikir dan bertindak sehari-hari.
Lebih dari Sekadar Kata-kata
Sistem Pikiran yang Terstruktur
Jenis Metafora Spasial dan Fisik
Menjelajahi bagaimana posisi tubuh kita di dunia fisik menciptakan metafora dasar yang kita gunakan untuk memahami emosi, kesehatan, dan status sosial.
Metafora Orientasional: Atas dan Bawah
Metafora Ontologis: Objek dan Substansi
Personifikasi: Menghidupkan yang Mati
Metonimi dan Struktur Konsep
Bab ini membedakan antara metafora dan metonimi, serta menunjukkan bagaimana satu entitas dapat mewakili entitas lain dalam sistem komunikasi kita.
Metonimi: Bagian untuk Keseluruhan
Metafora Struktural: Waktu adalah Uang
Bagaimana Metafora Mengatur Persepsi
Metafora tidak hanya menjelaskan realitas, tetapi juga membatasi apa yang kita lihat dan abaikan dalam sebuah situasi.
Menyoroti dan Menyembunyikan
Koherensi Metaforis
Tantangan Konsistensi
Dasar Pengalaman dari Pemikiran
Menjelaskan bahwa metafora tidak muncul secara acak, melainkan berakar kuat pada pengalaman fisik dan interaksi budaya kita.
Landasan Fisik Metafora
Pengaruh Budaya dalam Metafora
Batasan dari Makna Literal
Metafora Baru dan Perubahan Makna
Bagaimana penciptaan metafora baru dapat mengubah pemahaman kita tentang dunia dan menciptakan realitas sosial yang baru.
Menciptakan Makna Baru
Metafora yang Mengubah Realitas
Kritik terhadap Objektivisme dan Subjektivisme
Lakoff dan Johnson menantang dua kutub filosofis utama dan menawarkan jalan tengah yang berbasis pada pengalaman manusia.
Mitos Objektivisme
Bahaya Subjektivisme Murni
Kebenaran Berbasis Pengalaman
Paradigma Pengalaman (Experientialism)
Kesimpulan yang menyatukan semua konsep ke dalam sebuah filsafat baru tentang bagaimana manusia memahami makna dan diri mereka sendiri.
Sintesis: Alternatif Ketiga
Metafora sebagai Kunci Pemahaman Diri
Start reading with AI
Interactive Socratic dialogue, level by level